DaerahHukum

Residivis Spesialis Curanmor Berhasil Ditangkap Satreskrim Polresta Sidoarjo

Sidoarjo, BNNews – Residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), MSA, 24 tahun, asal Sumbersuko, Lumajang terpaksa ditembak kakinya oleh Polisi. Dikarenakan saat ditangkap tersangka melaksanakan perlawanan terhadap tim Satreskrim Polresta Sidoarjo.

Tersangka sudah menjalankan aksi curanmor dengan jaringan tersangka lain sebanyak 60 kali. Rinciannya dengan tersangka Joshua dan Riski Kristanto (ditahan) sebanyak 40 kali dan dengan tersangka IL dan MA (dinyatakan DPO) sebanyak 20 kali.

“Tersangka ini residivis yang sudah keluar masuk penjara dalam kasus yang sama. Sebelumnya ditahan 1,5 tahun sekarang berulah lagi. Rata-rata aksinya di wilayah Sidoarjo,” jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho pada wartawan, Senin (29/07/2019).

Lulusan Akpol 1997 ini menjelaskan rata-rata sasaran motor yang menjadi Target Operasi (TO) tersangka yakni Yamaha N Max, Vixion serta Honda Vario. Sedangkan lokasi sasarannya motor yang di parkir di halaman rumah, parkiran minimarket, apotik dan toko klontong yang tidak ada juru parkirnya.

“Semua motor itu dieksekusi menggunakan kunci Letter C untuk menjalankan aksinya. Hasil pencurian dikirim ke Madura karena sudah ada penadahnya. Hasil penjualan digunakan untuk membeli narkoba dan minuman keras (miras),” tambahnya.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, satu unit Sepeda motor Yamaha N MAX warna Hitam bernopol W 5725 XX, satu unit Sepeda Motor Honda Beat Street warna hitam bernopol L 4521 XX, sebuah besi berbentuk T dan empat pasang Plat Nomor motor.

“Tersangka ini masih satu jaringan dan komplotan dengan dua tersangka lain yang sudah kami amankan sebelumnya bersama penadahnya asal Madura,” paparnya. Tersangka MSA alias Menje, dalam kasus ini dijerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan.

(Khoer/hms)

Comment here

5 + lima =