DaerahHukum

Polres Metro Bekasi Gelar Penandatanganan Nota Kesepahaman untuk Cegah Penyebaran Paham Radikal

Bekasi, BNNews – Penyebaran paham radikalisme yang ujungnya memunculkan aksi terorisme perlahan tapi pasti sudah memasuki sendi-sendi kehidupan masyarakat di Indonesia. Untuk mengantisipasi penyebaran paham radikalisme lebih lanjut, Polres Metro Bekasi bekerja sama dengan Pemda, Kementerian Agama, Kejaksaan dan MUI Kabupaten Bekasi menggelar acara Penandatanganan Nota Kesepahaman Tentang Pencegahan Penyebaran Paham Radikalisme, Jumat (26/07/2019) pukul 13.00.

Acara yang digelar di Ruang Rapat Lt. 2 Polres Metro Bekasi tersebut turut dihadiri oleh Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Risman Tarihoran, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Bekasi, H. Shobirin, Sekretaris MUI Kabupaten Bekasi, HM Athoillah Mursjid, Kesbangpol Kabupaten Bekasi, dan pejabat umum Polres Metro Bekasi.

Para tamu menyaksikan pemaparan slide presentasi dari Kabag Ops AKBP YS Muryono

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Candra Sukma Kumara SIK, MSI memberikan sambutannya dalam acara tersebut.

Kombespol Candra mengatakan penandatangan nota kesepahaman ini dilakukan untuk menjalin kerjasama dan menyamakan kesepahaman antar instansi di Kabupaten Bekasi dalam mencegah paham radikalisme yang menjadi embrio teroris.

“Jadi penandatangan MoU ini kita lakukan agar ada kesepahaman antara Pemda, Kementrian agama, Kejaksaan dan MUI Kabupaten Bekasi dalam memerangi paham radikal di wilayah Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.

Penandatanganan Nota Kesepahaman Tentang Pencegahan Penyebaran Paham Radikalisme

Pasca penandatangan, ke depan pihaknya akan membentuk tim atau Satuan Tugas (Satgas) yang akan bertugas melakukan penyuluhan ke masyarakat. 

“Kita akan masuk ke sekolah-sekolah karena memang yang banyak menjadi target adalah anak sekolah karena memang rasa ingin tahunya lebih besar,” katanya.

Di samping dalam rangka meningkatkan wawasan dan pemahaman bagi para pelajar, penyuluhan diakuinya sebagai langkah strategis dalam upaya untuk menangkal dan membentengi diri dari faham radikalisme.

“Saya berharap generasi muda khususnya kalangan pelajar akan lebih waspada terhadap ancaman dari luar dan juga sebagai modal untuk memahami lingkungan sehingga tidak mudah terpengaruh dengan adanya aliran radikal,” ucapnya.

Sementara itu Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh Polres Metro Bekasi. Dirinya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini.

“Saya berharap semoga dengan adanya kerjasama dan telah dilaksanakannya penandatanganan MoU ini semua dapat bekerja sama dan bersinergi dalam mencegah paham radikalisme. Kami tentunya akan mendukung penuh setiap kegiatan yang akan dilaksanakan, khususnya dalam memberikan pemahaman ataupun penyuluhan kepada masyarakat dalam mencegah paham radikalisme,” kata Eka.

(HWP)

Comment here

tujuh puluh tujuh + = delapan puluh tujuh