DaerahHukum

Polres Kota Tangerang Tangkap Empat Begal Beraksi 30 Kali di Kabupaten Tangerang

Kota Tangerang, BNNews – Polres Kota Tangerang menangkap 4 begal motor berpistol yang telah malang melintang beraksi. Empat sekawan asal Lampung itu telah beraksi sebanyak 30 kali di Kabupaten Tangerang.

“Pelaku beraksi di wilayah Kabupaten Tangerang dan khususnya Balaraja di Perumahan Telaga Bestari. TKP pembegalan ada 15 bahkan sampai 30 TKP di Tangerang semua,” ungkap Kombes Pol Sabilul Alif di Mapolresta Tangerang, Rabu (24/7/2019).

Pelaku yang tertangkap yakni berinisial N (25), RN (28), YAP (30), AH (27). Mereka ditangkap di dua lokasi berbeda yakni di kawasan Balaraja, Kabupaten Tangerang dan Cikande, Kabupaten Serang. Sepucuk revolver rakitan berikut 3 peluru, senjata tajam, kunci leter T dan 7 motor curian berhasil disita dari para pelaku.

Kombes Pol Sabilul menjelaskan, penangkapan komplotan begal motor ini berawal ditangkapnya N pada Selasa 16 Juli 2019. Saat itu tim buser mencurigai gerak-gerik N di kawasan Balaraja yang belakangan diketahui mengendarai kuda besi curian.

“Saat ditangkap, N berusaha melarikan diri. Anggota terpaksa melumpuhkannya dengan timah panas di kakinya. Tak hanya itu N juga mengakui motor yang digunakannya adalah motor hasil curiannya beberapa waktu lalu bersama rekan sejawatnya berinisial RN,” terangnya didampingi Kasat Reskrim AKP Gogo Galesung.

Dari pengakuan N, lanjut Kombes Pol Sabilul, petugas akhirnya berhasil mengendus persembunyian RN di kawasan Cikande, Kabupaten Serang. Dari penggerebakan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti lainnya sejumlah tujuh kendaraan roda dua hasil kejahatannya.

“Kami melakukan penggerebekan kontrakam dan menangkap di tempat pelaku berinisial RN, YAP, dan AH yamg masing-masing punya peran seperti menyediakan tempat persembunyian barang hasil kejahatan,” ucap Kapolres.

Kombes Pol Sabilul menambahkan, dalam melancarkan aksi jahatnya, N dan teman-temannya tak segan-segan mengancam dan melukai korbannya menggunakan pistol jenis revolver dan golok.

“Jadi N ini tak segan-segan mengancam dan melukai korbannya pakai golok dan senjata api. Terutama untuk motor jadi langsung dipepet dan disabet pakai senjata tajam dan diambil motornya,” ujar Kombes Pol Sabilul.

Sambung Kombes Pol Sabilul, komplotan tersebut beraksi hanya di Kabupaten Tangerang dan menghantui korbannya di siang dan malam hari. Bahkan para pelaku ini kerap juga beraksi di pemukiman padat penduduk, perumahan elite, di jalan raya hingga minimarket di pinggir jalan.

“Paling sering itu di daerah Balaraja dan perumahan Telaga Bestari. Mereka juga merupakan residivis dan sudah melancarkan aksinya selama dua tahun,” jelas Kapolres.

Tak hanya merampas sepeda motor, kata Kombes Pol Sabilul, komplotan begal ini juga merampas harta benda milik korbannya setelah melukainya terlebih dahulu. Tercatat, N dan teman-temannya sudah merampas 17 sepeda motor. “Salah satunya ini residivis, sudah begal belasan motor sampai 17 motor,” ungkap Kombes Pol Sabilul.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, 4 sekawan begal motor ini terpaksa menginap di jeruji benci Polres Kota Tangerang. Mereka dijerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

(Khoer/hms)

Comment here

lima + lima =