DaerahHukum

Gulung Pengedar Pil Koplo, Tim Cobra Polres Lumajang Juga Amankan Motor Curian

Lumajang, BNNews – Polres Lumajang melakukan konferensi pers dengan memberikan pers release tentang tertangkapnya pengguna narkoba jenis pil koplo atas nama Devi Kurniawan (pria, 24) warga Desa Kedawung Kecamatan Padang Kabupaten Lumajang
bertempat di Markas Cobra Mapolres Lumajang, Rabu (31/07/2019) .

Tersangka menjelaskan, ia ditangkap Tim Cobra Polres Lumajang di areal pertokoan Plaza sekitar jam 11 siang. Iapun menceritakan bahwa barang haram tersebut ia dapatkan dari seseorang yang bernama Lana.

Namun tak disangka, ternyata seseorang bernama Lana yang tersangka maksud telah ditangkap duluan oleh Tim Cobra yang sedang berpatroli di rayon utara. Tim Cobra yang saat itu berpatroli menggunakan motor trail, melihat Lana menggunakan Ninja Merah 250 cc, di mana motor tersebut teridentifikasi pernah digunakan untuk kejahatan, membuat Tim Cobra mengejar dan menghentikannya. Setelah dimintai kelengkapan STNK motor tersebut, Lana pun tak bisa menunjukan dan harus dibawa ke Mapolres Lumajang. Diketahui, identitas Lana adalah Abdul Rohman Maulana (pria, 18) Desa Tukum kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang.

Dalam pernyataannya, Kapolres Lumajang AKBP Dr Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MM, MH mengatakan selain berhasil mengamankan pengedar pil koplo Tim Cobra juga mengamankan motor sport bodong yang ditengarai hasil kejahatan.

“Kemarin Tim Cobra berhasil menggulung pengedar pil koplo atas nama Devi Kurniawan. Ternyata setelah ditelusuri pelaku mendapatkan barang tersebut dari Lana, yang ternyata sebelumnya telah kami amankan karena kepemilikan kendaraan bodong,” ujar Arsal.

Arsal juga menugaskan patroli rutin menggunakan seragam sipil supaya pelaku kejahatan tidak curiga.

“1 unit Tim Cobra saya tugaskan untuk rutin patroli menggunakan seragam sipil. Tujuannya supaya pelaku kejahatan tidak curiga gerakan kami. Makanya pelaku bisa kami tangkap, karena kendaraan yang digunakan sudah ter-indentifikasi oleh kami. Saya masih akan pastikan, apakah saat melakukan kejahatan dia yang menggunakan motor ninja tersebut atau orang lain” terang Arsal.

Kasat Reskrim AKP Hasran Cobra yang juga selaku katim Cobra menyampaikan, “Lana mengaku membeli Ninja 250 cc dari media sosial Facebook seharga 23 juta rupiah. Padahal saya tau harga baru dari kendaraan ini masih diatas 60 juta rupiah. Sudah pasti kendaraan ini adalah hasil tindak kriminal, melihat perbedaan yang sangat mencolok dari harga motor tersebut. Tim saya juga melakukan pengejaran karena motor itu sudah kami identifikasi pernah digunakan untuk melakukan kejahatan,” ujar Hasran.

Reporter: Suatman
Editor: HWP

Comment here

+ 11 = tujuhbelas