Daerah

Polsek Pagu Kediri : Warga Tengger Kidul Geger Temukan Mayat Tengkurap Di Aliran Sungai.

Kediri, BNNews – Polsek Pagu Kediri Melaporkan penemuan mayat tengkurap di aliran sungai Desa Tengger Kidul, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Senin pagi, (29/7/2019) sekitar pukul 09.00 WIB.

Warga Desa Tengger Kidul, Kecamatan Pagu, Senin pagi geger. Hal ini lantaran Roisah (30) ditemukan meninggal dunia di aliran sungai desa setempat. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.

Kasi Humas Polsek Pagu, Bripka Erwan Subagio mengungkapkan kejadian tersebut diketahui sekitar pukul 09.00 WIB, berdasarkan keterangan dari warga, Jupeno, mengetahui ada sosok orang dalam keadaan tengkurap di sungai Desa Tengger Kidul. Diketahui korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Jupeno kemudian melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa setempat. Pihak kepolisian kemudian mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP. Tim identifikasi Polres Kediri bersama petugas medis desa setempat melakukan visum untuk mengetahui penyebab kematian,” sebut Bripka Erwan Subagio.

Bripka Erwan Subagio juga menyebutkan, Petugas kepolisian tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiayaan dari tubuh korban. Berdasarkan keterangan para saksi, khususnya pihak keluarga mengungkapkan korban memiliki riwayat sakit epilepsi.

” Hal itulah yang mengakibatkan Roisah meninggal dunia. Dari hasil visum tidak ditemukan adanya bekas tanda-tanda penganiayaan. Korban meninggal dunia akhibat sakit epilepsy,” ungkap Bripka Erwan Subagio.

Bripka Erwan Subagio menambahkan, sebelumnya sekitar pukul 07.30 WIB, Roisah sudah berada di pinggir sungai area persawahan Desa Tengger Kidul. Roisah sempat bertemu dengan Sukiman dan saling bertegur sapa. Pada saat itu Roisah memberitahu hendak menanam kacang.

” Namun selang beberapa jam kemudian Roisah ditemukan meninggal dunia dalam keadaan tengkurap di aliran sungai. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan meminta agar jenasah segara dimakamkan,” pungkas Bripka Erwan Subagio.

(khoer/hms)

Comment here

+ tujuh puluh delapan = delapan puluh satu