Daerah

Pejabat Daerah Masih Memandang Sebelah Mata Soal Komunikasi

Serang, BNNews – Komunikasi masih dipandang sebelah mata, oleh sebagian orang, termasuk para pejabat di daerah. Padahal komunikasi itu penting dalam setiap kegiatan pembangunan, tidak terkecuali di negara maju sekalipun. Hal tersebut diutarakan oleh Ketua DPW Ikatan Penulis Dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Provinsi Banten, Josep Minar, ketika ditanya tentang Peranan dan Pentingnya Komunikasi oleh awak Media BNNews, Senin (29/07/2019).

Berdasarkan pengamatan dan pengalaman menurut Josep Minar, setelah diamati yang didasari dari pengalaman, ternyata sifat egois yang melekat dikalangan pejabat. bila dikritisi walau diikuti solusi (jalan keluar), dan disertai aksi (ikut kerja) tanpa basa basi (gratis), tetap saja bagaikan, ” Anjing menggonggong khalifah tetap berlalu.”

Josep Minar Saat menjadi Nara sumber di Jakarta, strategi media dalam menanggulangi kemiskinan.

“Ada contoh yang saya alami sendiri, saat Musrenbang tahun 2017 dan sebelumnya, kritik, saran dan aksi yang gratis sudah diutarakan dihadapan ratusan peserta. Tapi responnya, dua lembaga kedinasan, hanya minta no kontak (Hp), selanjutnya tanpa satu hurufpun yang terdengar di speaker Hp,” kata Josep Minar, dengan nada geram ketika menyampaikan hal ini di kantornya Cipocok Jaya, Serang, Banten.

Josep Minar Bersama Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy

Josep Minar juga menyebutkan ketika bersama Gubernur Banten pada saat Musrembang 2019, ia mengatakan, Jangan salahkan bila seorang gubernur Banten kritis pada jajarannya, saat Musrenbang 2019, menyatakan Musrenbang yang tidak efektif.

Josep Minar saat diskusi tentang kemiskinan di Banten, dengan mantan wakil gubernur, no dua dari kiri.

Bersikap ? Ya pada akhirnya sikap tegas “masa bodoh”, walau sebagai anak bangsa berat menyatakannya,. Ini karena kejadiannya berulang-ulang setiap tahun membuat rasa letih,” tutur Josep Minar.

Usaha lain ? Hehe, sudah dialog dengan orang nomor dua di Banten ini, walau durasinya pendek. Saat di Musrenbang 2019 dan Isra Mi’raj di Masjid Agung Kota Serang,” lanjutnya.

Buktinya ? Hehe, rasanya seperti membuka masalah, padahal hanya ungkapan hati. Tapi pastinya ada, walau dalam bentuk gambar. Masih kurang bukti ? Ya bila percaya adanya Allah, tentu kita serahkan kepadaNya,” tambahnya.

Lebih lanjut Josep Minar Berharap, Masih manusiawi, bila hati hanya dapat berdoa agar para pejabat ego diberi petunjuk, agar egonya tidak berimbas pada lembaga lain, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Ya Allah, berilah petunjuk kepada mereka yang mengutamakan ego, bahwa sikap ini tidak layak di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.

Reportase : Khoerudin Abdul Azis

Comment here

+ 72 = tujuh puluh delapan